Workshop Public Speaking dalam Pengembangan Kepribadian Profesionalitas SDM

Category : Artikel
Workshop Public Speaking dalam Pengembangan Kepribadian Profesionalitas SDMby adminon.Workshop Public Speaking dalam Pengembangan Kepribadian Profesionalitas SDMDalam pelaksanaan kegiatan workshop webinar pada tanggal 10 April 2021 Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Unmul memilih tema “Public Speaking dan Pengembangan Kepribadian Profesionalitas Sumber Daya Manusia Menuju IKN Kalimantan Timur”. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa program kerjasama S1 Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman dengan Kepolisian Daerah Kaltim untuk peningkatan kualitas layanan […]

Dalam pelaksanaan kegiatan workshop webinar pada tanggal 10 April 2021 Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Unmul memilih tema “Public Speaking dan Pengembangan Kepribadian Profesionalitas Sumber Daya Manusia Menuju IKN Kalimantan Timur”. Workshop ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan public speaking mahasiswa program kerjasama S1 Ilmu Komunikasi Universitas Mulawarman dengan Kepolisian Daerah Kaltim untuk peningkatan kualitas layanan kepada masyarakat. Selain itu juga diharapkan bisa memberikan dukungan positif bagi pengembangan kemampuan diri setiap aparat publik dalam jenjang karir yang lebih tinggi.

Soft-skill berupa kemampuan public speaking tidak mengenal usia, kedudukan dan profesi. Soft Skill ini dibutuhkan agar setiap individu dapat memanfaatkannya sebagai untuk mencapai tujuan professional, membangun citra diri yang positif, mengembangkan networking, membangun pribadi yang komunikasi, dan sebagai modal utama mengembangkan karir. Namun, kemampuan dan keterampilan public speaking yang baik hanya dapat dimiliki dengan jalan mengasah dan mengolah serta melatih seluruh potensi yang ada. Selain itu, untuk menjadi public speaker yang efektif, maka diperlukan persiapan diri yang matang, baik berkenaan dengan persiapan mental, pemahaman materi yang akan disampaikan, alat bantu yang digunakan, serta pemahaman yang baik terhadap latar belakang audiensnya.

Webinar ini dimoderatori oleh Drs. Ghufron, M.Si. Dalam webinar, Dekan Fisip Dr. H. Muhammad Noor, M.Si membuka acara serta memberikan sambutan, kemudian di lanjutkan sambutan oleh Ketua IPPRISIA DPD Kaltim, Ibu RR. Marliana Wahyuningrum, SE., M.M. webinar ini di bagi menjadi 2 sesi, pada sesi pertama penyampaian metaeri oleh ibu Nitia Annisa (narasumber dari Kompas TV Nasional) pada sesi kedua Diskusi dan Praktik Public Speaking di pandu oleh Ibu Dr. Rina Juwita, S.IP., M.HRIR.

Pada dasarrnya glossophobic 75 % populasi manusia mengalami fobia “takut berbicara di depan publik, dalam melatih diri untuk menjadi public spekaker pentingnya mengenali diir sendiri, mencintai karakter dan citra diri. Berbagi data sehingga pesan tersampaikan dengan aman, oleh karena itu hal pertama yang perlu diperhatikan dalam melatih public Praking adalah Hear and talk.. Beberapa langkah Nervous Handling di antaranya adalah Breathing exercise, Stretching, Observe, Ice breaking, Lion face dan Practice. Selanjutnya langkah-langkah dalam mencpai Goal Presentable oleh Spokesperson, Confident, interaction & credibility, interaction & credibility, every interview is a chance of promotion.

Dalam melatih Public Speaking penting sekali melalakukan beberapa hal, diantaranya melatih storytelling untuk mencapai Goal yang attract audience diantaranya “first thing first”, contextual, use listener, language dan diction ability. Seseorang yang akan menjadi pembicara harus mempersiapkan materi, mentalitas, good mood, memiliki wawasan dan pengalaman yang luas dengan diksi yang tepat. Memperhatikan intonasi, gestur. Dalam menyampaikan materi awali dengan opening yang baik dan berksan kepada audiance dengan tujuan untuk mencairkan suasana, menyampaikan isi yang berisi fakta pendukung dan informasi akhiri dengan Penutup yang berkesan.

Author: 

Related Posts