Yudi Krisyanto: Prinsip Hidup itu Penting!

Category : Alumni
Yudi Krisyanto: Prinsip Hidup itu Penting!by adminon.Yudi Krisyanto: Prinsip Hidup itu Penting!Yudi Krisyanto yang akrab disapa Yudi ini menyatakan pentingnya memiliki prinsip hidup hidup karena hal tersebut laksana bekal yang dibawa dalam menjalani kehidupan. Yudi sendiri berpandangan bahwa penting baginya untuk memiliki komitmen, disiplin, tekun dan terus optimis dalam menjalani setiap pekerjaan. Baginya, penting untuk menjadi seseorang yang bisa diandalkan dan mampu menciptakan segala sesuatu yang [...]

Yudi Krisyanto

Yudi Krisyanto yang akrab disapa Yudi ini menyatakan pentingnya memiliki prinsip hidup hidup karena hal tersebut laksana bekal yang dibawa dalam menjalani kehidupan. Yudi sendiri berpandangan bahwa penting baginya untuk memiliki komitmen, disiplin, tekun dan terus optimis dalam menjalani setiap pekerjaan. Baginya, penting untuk menjadi seseorang yang bisa diandalkan dan mampu menciptakan segala sesuatu yang sempurna dengan bekerja keras dan terus berdoa.

Alumni program studi Ilmu Komunikasi Fisip-Unmul angkatan 2006 ini yang sekarang bekerja sebagai HRD Supervisor di PT. Davidi International mengaku kalau dahulu dia merupakan pribadi yang tertutup, introvert, dan cenderung tidak peduli dengan perkembangan lingkungan. Namun kemudian kesadarannya akan pentingnya berinteraksi, bersosialisasi, dan mengenal orang lain mengantarkan dia untuk belajar di Prodi Ilmu komunikasi.

Pria kelahiran Kediri tahun 1988 yang menyelesaikan studinya pada tahun 2010 ini kemudian mengawali karirnya dengan bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di Pabrikasi supporting oil & gas. Bekerja sebagai administrasi di Departemen HRD menuntutnya untuk banyak berinteraksi, mampu bekerja secara multi-tasking, dan memiliki tanggung jawab besar dalam menentukan dan mengembangkan sumber daya manusia dan mengawasi pelaksanaan peraturan perusahaand serta implementasi dari UU Ketenagakerjaan.

Yudi yang sekarang berdomisili di Balikpapan ini menceritakan suka dukanya selama bekerja sebagai HR officer dengan antusias. Terutama saat dia harus menghadapi karyawan yang akan di-PHK dengan segala prosesnya yang mengaduk-aduk emosi-nya secara personal. Disinilah dia merasa kemampuan dan strategi komunikasi yang dia pelajari selama kuliah cukup membantu selama menjalankan tugas tersebut. Selain itu, Yudi juga menceritakan bahwa tugas yang dijalankannya melingkupi menjaga hubungan dan ketenangan baik internal maupun eksternal perusahaan. Disini ia dituntut untuk mampu menjaga komunikasi antar departemen, dan menjaga hubungan yang harmonis antar karyawan. Secara eksternal, dia juga dituntut untuk menjaga hubungan dengan dinas pemerintah, rumah sakit, tokoh masyarakat, hingga tokoh adat.

Pria yang menyukai membaca, fotografi, dan traveling ini juga menceritakan hambatan yang dia hadapi dalam menjalani pekerjaannya. Misalnya bagaimana sulitnya untuk menciptakan kondisi nyaman dalam bekerja, apalagi dengan menyatukan berbagai karakter yang plural, dinamis, dan ego dari setiap karyawan. Sehingga tidak jarang salah paham bahkan miskomunikasi mewarnai hubungan yang terjadi. Namun Yudi selalu optimis bahwa setiap kendala pasti akan ada solusinya.

Alumni yang lulus dengan IPK 3,88 ini menyatakan pentingnya sebuah proses dalam menjalani kehidupan. Sehingga dia menyatakan kalau masih harus terus menyusun rangkaian-rangkaian kehidupannya seperti yang dia harapkan. Harapannya tentu saja bisa terus belajar untuk menjadi seorang HR Specialist yang professional dengan bekerja keras, disiplin, ulet, dan teguh dalam mengejar impian-impiannya. **(rin)

Author: 

Related Posts